Powered By Blogger

Senin, 02 Agustus 2010

Kisah Sang Penguasa Alam

Tatkala malam datang,

suara mencekam,

hati meraung,

dan kesakitanpun menjadi-jadi.

Angin berhembus, menyisakan pedih air mata,

sakit di dada

Kalaupun aku jadi sang surya, ku kan redupkan kehidupan pagi

Ku kan redupkan kehidupan siang

Kalaupun aku jadi sang rembulan,

tak akan ada lagi cahaya menemani malammu yang indah

Ku kan pergi bersama bintang

Ku kan jauh bersama angin

Ku tak akan pernah berubah menjadi pelangi

Karna aku, tak pernah mendapat kasih dan sayangmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar