Powered By Blogger

Selasa, 15 Mei 2012

Kehidupan Ini

Kemarin aku buka twitter gitu lewat hape. Ada satu tweet yang nggak aku duga. Dan apa yang aku lihat itu terbukti di kehidupanku. Kalo nggak salah isi tweet nya gini, "Jangan terlalu dekat dengan orang. Itu akan ngebuat lo sakit hati. Jadi, kenalanlah dengan sewajarnya". Kata yang ngetweet sih itu adalah sebuah dialog di sebuah film. Nggak tau juga film apa. Tapi yang jelas tweet itu bener banget. Aku kenal dengan seseorang dan deket sama dia. Tapi akhir-akhir ini dia bikin aku sakit hati dengan perkataan maupun perbuatan. Sialnya lagi dia cari pasukan untuk membenci aku. Hmmm, terserah elo deh sekarang. Elo emang nyebelin dari dulu. Emang nggak sangka gue. Kuliahnya Pak Jamroni (dosen di kampus) pun ngena banget di kehidupanku. Jadi, beliau pernah berkata, "tajamnya pisau dapat disembuhkan. Tapi tajamnya lisan susah untuk disembuhkan". Yang maksudnya kalo kita ngomong itu harus hati-hati, jangan sampai menyakiti perasaan orang lain. Gimana enggak hati-hati coba. Dia aja udah nyakitin perasaan ku. Mending kalo tau aku, lah ini? Lebih mending Radita deh daripada dia. Haha. Radita is the best friend. Dia ngerti aku banget banget. Nggak kayak dia. Baru beberapa bulan kenal aja udah nyebelin. Gimana beberapa tahun. Haha. Benar benar sayang Radita.

Sekian dulu deh cerita ini. Benar benar sedang sensi pangkat 3, alias sensi banget banget.
















Love all,

C . H . I . T . A

Rabu, 09 Mei 2012

Nggak Tau Juga Deh

Postingan kali ini isinya tentang kesel. Ya, kesel. Salah satu emosi yang lagi gw alamin. Rasanya pengen ngomong kasar sambil teriak. Sumpah ngeselin abis.

Segitu aja dulu, deh.












Love All,

C . H . I . T . A

Selasa, 17 April 2012

Cerita Hari Pertama Ujian :)

Minggu ini fakultas gw udah mulai UTS (Ujian Tengah Semester). Yah, emang sih fakultas gw ujiannya lebih lambat seminggu ketimbang fakultas lain. Tapi gw yakin nilainya jauh LEBIH BAIK dari fakultas lain. Amin o:).

Di hari pertama UTS, gw dateng terlambat - yang kata bapaknya - 5 menit setelah ujian dimulai. Sebenernya sih gw udah pagi banget untuk berangkat. Tapi karena perut gw tiba-tiba sakit, akhirnya gw terlambat untuk masuk ke ruang ujian. Dan selama gw ujian di kampus, itulah pertama kalinya gw disuruh minta surat ijin untuk masuk kelas. Agak baik sih bapaknya. Mungkin karena gw nggak pernah ketemu ma bapaknya yang ngijinin anak-anak masuk ke ruang ujian.

Tapi setelah itu gw nyesel abis karena terlambat. Gw nggak mau lagi terlambat masuk ke ruang ujian. Gw harus lebih rajin lagi.

Sampe di sini dulu cerita gw. Semoga bisa bermanfaat.












With love,

C . H . I . T . A

Selasa, 03 April 2012

Ada Yang Lagi Galak, JANGAN GANGGU!!!

Semakin lama aku semakin marah dengan perlakuan orang lain ke aku. Tiap hari aku diejek, dicaci, dibodohi sama mereka. Sebenernya apa sih tujuan Allah menciptakan aku? Untuk dihina ma orang? Untuk ditipu ma orang? Apa sih maunya Tuhan? Kalo kayak gitu caranya, kenapa harus aku? Kenapa nggak orang lain aja? KENAPAAA???

Untuk masalah cinta juga, kenapa sih setiap aku suka ma seseorang dan pengen deket ma orang itu selalu aja banyak yang mengganggu. Entah mengganggu dengan cara menghina, bilang aku nggak cocok ma dia, bilang aku terlalu ini, terlalu itu, dan sebagainya. Sebenernya apa sih hubungannya dengan aku? Apa maksud dari semua ini?

Oke, aku emang gendut dan nggak pantas untuk seseorang. Tapi apakah aku juga nggak pantas untuk jatuh cinta juga dengan orang lain? Lalu, apa yang pantas untukku? Siapa yang pantas untuk aku? Siapa yang mau jadi jodohku kalo begini terus kejadiannya? Aku sebel dengan semua ini. Aku udah muak dengan apa yang terjadi ma aku.

Rasanya aku pengen mutilasi orang-orang itu. Rasanya aku pengen ngebacok orang-orang itu saking keselnya. Maksudnya apaan coba? Kenapa sih selalu aku yang kena? Kenapa harus aku? Kenapa nggak orang lain aja? KENAPA HARUS AKU YANG NGALAMIN INI SEMUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA????????????????????????????????????????????????????????????????????????????//












With Badmood,

C . H . I . T . A

Minggu, 01 April 2012

Cerita di Semester 2

My lovely bloggy, kali ini gue mau berbagi cerita tentang kehidupan kuliah gue.

Kehidupan kuliah di semester 2 ini menurut gue lumayan seneng. Banyak hal yang bikin gue semangat dalam menjalani perkuliahan ini. Mulai dari kuliahnya cuma sampe Kamis, key-in gue lumayan berhasil, Senin masuk siang, PIO nya ma Pak Sus, dan sebagainya. Haha. Gue juga dapet temen baru di Rusunawa (walaupun beberapa dari mereka ada yang rese dan bikin gue pengen ngebunuh orang-orang rese itu). Tapi ya lumayan, lah. Gue bisa belajar arti kesabaran yang sesungguhnya. Sabar menghadapi orang-orang yang belum bisa menerima gue di kehidupan mereka. Apalagi gue. Gue juga SANGAT belum bisa menerima mereka karena ke-rese-an mereka.

Gue juga mengalami kesedihan. Ternyata masih banyak hal yang mesti gue hadapi dengan dewasa. Dari temen yang ternyata nggak tulus minta maaf, ada yang penjilat, temen yang ternyata menghina gue dari belakang, kakak kelas yang pengen gue injek-injek, dosen yang kepalanya pengen gue jedotin ke tembok, dan sebagainya. Banyak banget hal yang bikin gue sakit hati, kecewa, sedih, bahkan menangis. Sakit banget, bro, rasanya.

Untuk kehidupan cinta gue saat ini, haha. Ngakak abis, men! Demi apa, coba. Banyak cowok-cowok yang mulai ngelirik gue. Bahasa gue, men, ngelirik. Astaghfirullah. Mulai dari yang seangkatan sampai kakak angkatan. Emang gue kenapa sih kok pada ngeliatin gue waktu di kelas. Emangnya gue pake pelet, ye? Gue juga aneh. Awal masuk kelas biasa aja tapi kenapa lama-lama pada naksir-naksiran begini? Apa gue yang kege-eran, ya? Hahaha, sumpah aneh banget. Tapi yang jelas gue pengen cowok yang suatu saat bisa jadi suami dan imam gue di kehidupan yang akan datang. Dan yang jelas pernikahan gue direstui oleh Allah SWT dan orang tua gue. Gue nggak butuh cowok yang terlalu sempurna. Asal dunia dan akhiratnya bisa seimbang (dan harus seimbang), bisa menerima gue dan keluarga gue, gue mau ma dia. Tapi tetep harus cakep, dong, orangnya :D. Entah siapa, cuma Allah yang tau jodoh gue itu siapa.

Segitu dulu deh cerita gue. Thanks ya, my lovely bloggy. Walaupun secara online dan blog ini bisa dibaca ma semua orang di dunia maya, tapi gue seneng bisa berbagi. Haha. Biarin deh ada yang kesindir atau apa. Emang nyata, kok. Haha.












With Love,

C . H . I . T . A

Sabtu, 24 Maret 2012

Schizophrenia

Hari ini tiba-tiba aku pengen banget menggali ilmu psikologi tentang schizophrenia atau orang awam mengatakan orang gila. Mungkin maksudnya orang gila yang ada di rumah sakit jiwa, kali, ya? Trus, kalo yang di jalan-jalan itu schizophrenia, bukan, ya? Entahlah.

Berikut ini adalah informasi tentang schizophrenia.

Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).
Pada pasien penderita, ditemukan penurunan kadar transtiretin atau pre-albumin yang merupakan pengusung hormon tiroksin, yang menyebabkan permasalahan pada zalir serebrospinal. Skizofrenia bisa mengenai siapa saja. Data American Psychiatric Association (APA) tahun 1995 menyebutkan 1% populasi penduduk dunia menderita skizofrenia. 75% penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri. Pengenalan dan intervensi dini berupa obat dan psikososial sangat penting karena semakin lama ia tidak diobati, kemungkinan kambuh semakin sering dan resistensi terhadap upaya terapi semakin kuat. Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater dan psikolog.


Gejala

•    Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain:
1.    ketidakmampuan seseorang mengekspresikan emosi: wajah dingin, jarang tersenyum, acuh tak acuh.
2.    Penyimpangan komunikasi: pasien sulit melakukan pembicaraan terarah, kadang menyimpang (tanjential) atau berputar-putar (sirkumstantial).
3.    Gangguan atensi: penderita tidak mampu memfokuskan, mempertahankan, atau memindahkan atensi.
4.    Gangguan perilaku: menjadi pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang, menantang tanpa alasan jelas, mengganggu dan tak disiplin.

•    Gejala-gejala skizofrenia:
    Delusi
-    Merupakan keyakinan palsu yang biasanya melibatkan salah pengertian dalam pemahaman atau pengalaman.
    Delusi penyiksaan.
-    Yakin kalau dia akan disiksa, dikuntit, ditipu, atau dimata-matai.
    Delusi ketersinggungan.
-    Yakin kalau sebagian isi buku, surat kabar atau lirik lagu tertentu khusus ditujukan padanya.
    Delusi penarikan pikiran atau penyisipan pikiran.
-    Keyakinan bahwa orang lain dapat membaca pikirannya, dan bahwa pikiranya dapat mempengaruhi oleh lain, atau bahwa pikiran-pikiran dan dorongan hati dapat dimasukkan kedalam pikirannya oleh kekuatan dari luar.
    Halusinasi.
-    Pendengaran, penglihatan, penciuman, pencecapan ataupun perabaan. Halusinasi pendengaran adalah gejala yang paling umum. Seseorang bisa “mendengar” suara-suara seolah-olah orang mempergunjingkan tingkah lakunya, atau mengkritik dan melecehkannya.
    Gangguan pikiran.
-    Berkaitan dengan pemikiran yang kacau, yang nampak jelas dalam bicaranya yang melantur, berganti-ganti topik pembicaraan, dan tidak jelas arahnya. Mungkin bicaranya hanya sedikit kacau atau bisa juga sangat membingungkan dan tidak dapat dimengerti.
    Bertingkah laku aneh.
-    Bisa seperti kebodohan yang kekanak-kanakan, bingung atau berpenampilan acak-acakan, jorok dan tidak pada tempatnya; diam seperti patung, merupakan perilaku aneh yang ekstrim, di mana seseorang terus berada dalam sikap tubuh yang kaku dan menolak untuk digerakkan atau sebaliknya melakukan gerakan yang tidak bermanfaat dan tanpa tujuan.
    Gejala negatif.
-    Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan/mengekspresikan emosi pada wajah dan perilaku, kurangnya dorongan untuk beraktivitas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara (alogia), anhedonia (merujuk pada berkurangnya kemampuan menikmati kesenangan); dan kurang pergaulan sosial (merujuk pada kurangnya minat bergaul dengan orang lain). Gejala-gejala negatif ini seringkali dikaitkan dengan hilangnya motivasi secara umum, tidak punya tujuan dan cita-cita.

Meski bayi dan anak-anak kecil dapat menderita skizofrenia atau penyakit psikotik yang lainnya, keberadaan skizofrenia pada grup ini sangat sulit dibedakan dengan gangguan kejiwaan seperti autisme, sindrom Asperger atau ADHD atau gangguan perilaku dan gangguan Post Traumatic Stress Dissorder. Oleh sebab itu diagnosa penyakit psikotik atau skizofrenia pada anak-anak kecil harus dilakukan dengan sangat berhati-hati oleh psikiater atau psikolog yang bersangkutan.
Pada remaja perlu diperhatikan kepribadian pra-sakit yang merupakan faktor predisposisi skizofrenia, yaitu gangguan kepribadian paranoid atau kecurigaan berlebihan, menganggap semua orang sebagai musuh. Gangguan kepribadian skizoid yaitu emosi dingin, kurang mampu bersikap hangat dan ramah pada orang lain serta selalu menyendiri. Pada gangguan skizotipal orang memiliki perilaku atau tampilan diri aneh dan ganjil, afek sempit, percaya hal-hal aneh, pikiran magis yang berpengaruh pada perilakunya, persepsi pancaindra yang tidak biasa, pikiran obsesif tak terkendali, pikiran yang samar-samar, penuh kiasan, sangat rinci dan ruwet atau stereotipik yang termanifestasi dalam pembicaraan yang aneh dan inkoheren.
Tidak semua orang yang memiliki indikator premorbid pasti berkembang menjadi skizofrenia. Banyak faktor lain yang berperan untuk munculnya gejala skizofrenia, misalnya stresor lingkungan dan faktor genetik. Sebaliknya, mereka yang normal bisa saja menderita skizofrenia jika stresor psikososial terlalu berat sehingga tak mampu mengatasi. Beberapa jenis obat-obatan terlarang seperti ganja, halusinogen atau amfetamin (ekstasi) juga dapat menimbulkan gejala-gejala psikosis.
Penderita skizofrenia memerlukan perhatian dan empati, namun keluarga perlu menghindari reaksi yang berlebihan seperti sikap terlalu mengkritik, terlalu memanjakan dan terlalu mengontrol yang justru bisa menyulitkan penyembuhan. Perawatan terpenting dalam menyembuhkan penderita skizofrenia adalah perawatan obat-obatan antipsikotik yang dikombinasikan dengan perawatan terapi psikologis.
Kesabaran dan perhatian yang tepat sangat diperlukan oleh penderita skizofrenia. Keluarga perlu mendukung serta memotivasi penderita untuk sembuh. Kisah John Nash, doktor ilmu matematika dan pemenang hadiah Nobel 1994 yang mengilhami film A Beautiful Mind, membuktikan bahwa penderita skizofrenia bisa sembuh dan tetap berprestasi.


Organisasi Pendukung

Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) adalah sebuah komunitas pendukung Orang Dengan Skizofrenia (ODS) dan keluarganya yang memfokuskan diri pada kegiatan mempromosikan kesehatan mental bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Keberhasilan ODS dalam pemulihan sangat tergantung kepada pemahaman keluarga tentang skizofrenia.
Komunitas ini juga bertujuan memberikan informasi tentang skizofrenia yang tepat kepada masyarakat guna memerangi stigma negatif terhadap ODS. Orang Dengan Skizofrenia sama sekali tidak membahayakan, bahkan mereka sangat membutuhkan dukungan semua orang. Dengan adaptasi yang tepat, mereka juga dapat bekerja dengan baik seperti orang normal.
Kegiatan penting yang dilakukan komunitas ini adalah menterjemahkan swadaya atas artikel-artikel penting tentang skizofrenia dan panduan-panduan keluarga. Kegiatan edukasi berupa kopi darat juga dilakukan untuk saling berbagi pengalaman antar keluarga maupun narasumber. Rencananya KPSI juga akan menerbitkan buku kisah sejati tentang dukungan keluarga. 



Sumber:
•    http://id.wikipedia.org/wiki/Skizofrenia.
•    http://pranaindonesia.wordpress.com/cara-penyembuhan/phqanda-schizophrenia/.

Senin, 05 Maret 2012

Kos - Asrama

Hai hai ..

Hari ini aku tidur di kos setelah sekian lama kamar kosku hanya dihuni beberapa kecoa. Haha. Jijik, sih, tapi berasa kayak masih layak huni (kalo kecoanya mati dan disapu).

Kali ini aku nginep di kos dalam rangka besok malamnya bakal jadi santriwati alias anak santri. Kalo di UII bilangnya rusunawa. Yah semacam di asrama gitu.

Dulu pas pertama kali masuk UII aku memang kepengen banget masuk asrama. Nggak tau kenapa pengen nyoba. Awal cerita nya sih karena beberapa temen ku di Muha tinggal di asrama yang lokasinya hanya 2 kali menyebrang dari sekolahan. Sekitar 3-5 menit kalau jalan kaki. Kemudian aku ngeliat video anak asrama tahun 2008 / 2009 yang menayangkan kegiatan di asrama. Dari situ aku pengen masuk asrama. Tapi setelah tau asramanya lumayan jauh dari fakultas, nggak jadi, deh. Haha. Bodoh nya.

Tapi aku masih berharap (dan harus terjadi) asrama yang aku inginkan benar-benar jadi impian. Belajar agama, sholat berjamaah, makan bersama, dan sebagainya. Mungkin besok rusunawa nya kayak gitu, kali, ya?

Ya sudah, deh. Segitu dulu ceritaku.












Love All,

C . H . I . T . A

Senin, 06 Februari 2012

TeDjo (Trans Jogja)

Trans Jogja ..

Bis yang selalu mengantarkan gw kemanapun tempat yang gw mau. Sekarang gw kangen banget sama bis itu. Mulai dari suasana bis, ac, musik, tempat duduk, jendela, pintu, dan semua bagian yang ada di dalam trans Jogja. Sekarang gw jarang naik trans Jogja karena gw juga jarang kemana-mana kalo lagi liburan. Kadang gw punya rencana pergi ke suatu tempat, kayak mall, bioskop, rumah makan, tapi selalu nggak jadi. Antara males dan halte bis-nya terlalu jauh dari rumah. Dan ada juga tempat yang gw mau tapi nggak ada halte dan bis trans jogja nya.



Trans Jogja ..

Halte nya yang seakan memanggil gw untuk mampir agar gw bisa jalan-jalan kemana pun. Baik halte yang ada di Hardjolukito (cinta banget sama halte yang satu ini), Bandara Udara Adisucipto (my special one), Amplaz, Empire, Bethesda, dan sebagainya. Baik jalur 1A kota (dan transit nya selalu di bandara); 1B (tapi sekarang udah jarang); 2A, 2B, dan 3A (yang ini cuma sekali dua kali aja gw naik); dan 3B (yang ini selalu nganterin gw pulang kalo habis dari kampus walaupun gw harus turun di perempatan Kentungan pas dari angkot dan ke halte Kentungan).



Trans Jogja ..

Sekarang gw nggak usah khawatir untuk kehabisan duit kalo mau naik trans Jogja. Gw udah punya kartu reguler seharga Rp 2.700,00 dan yang gw isi Rp 100.000,00. Hahaha. Dan sekarang kartu reguler gw masih ada sekitar Rp 75.000,00 - an. Tinggal gw tap, mesin nya bunyi, dan gw tinggal masuk ke halte nya dengan cara mendorong portal pembatasnya. Dan perjalanan gw pun dimulai.



Thank you banget, ya, trans jogja. Lu udah anter kemana pun gw pergi.

GW SAYANG TRANSJOGJA.












Love All,

C . H . I . T . A

Jumat, 03 Februari 2012

Akibat dari Hal Yang Menyeramkan

Hello :D

Hari ini gw mau posting sesuatu dari yang terduga. Awalnya sih dari iseng-iseng doang. Tapi itu bisa jadi mimpi pada saat kita tdur.

Awalnya gw nonton film horor bareng temen gw di XXI Empire Jogja. Biasanya kalo ngeliat film setan gw biasa aja setelah itu. Tapi kali ini enggak. Apa yang ada di film itu masih kebayang ma gw dan akhirnya ada di mimpi gw. Rasanya serem banget. Dan dari situ gw berjanji nggak akan nonton hal-hal yang berbau mistis lagi. Mending nonton kartun aja. Apa, kek. Alvin and chimpmunk juga bagus. Atau The Woman in Black. Yang jelas dari situ gw nggak mau lagi nonton film yang serem. Asli, bikin merinding.

Segitu dulu aja, deh, postingan kali ini. Bakal ada cerita lain dalam hidup gw yang bakal gw tulis di blog ini. Haha (kayak ada yang baca aja).












LOVE ALL

C . H . I . T . A

Jumat, 27 Januari 2012

Wish 2012

Biasanya setiap awal tahun itu orang-orang berlomba-lomba bikin resolusi. Dimana resolusi itu wish kita saat menghadapi akan kehidupan yang baru di hari esok. Yah, walaupun gw telat 27 hari untuk bikin resolusi, tapi gw percaya tiap hari kita bikin resolusi tanpa harus menunggu tahun baru.

Gw pengen bikin resolusi atau harapan yang simpel-simpel aja untuk hal-hal kedepan
1. Mata kuliah yang gw pengenin bisa masuk ke otak
2. Nilai-nilai gw bagus-bagus semua.
3. IPK gw bagus.
4. Gw bisa mempertahankan beasiswa gw.
5. Bisa nyetir dan punya mobil bagus.
6. Bisa shopping sepuas gw (ini sih bukan resolusi namanya :D).
7. Gw bisa jadi psikolog yang nggak hanya berpendidikan di dunia, tapi juga berpendidikan di akhirat.
8. Apa yang gw inginkan semuanya tercapai.