Dear diary
Hari ini aku ngerasa 2 hal yang berbeda dari biasanya.
Yang pertama, aku bener-bener pasrah tentang cowok. Iya, aku ngaku aku emang suka sama dia. Anak kelas 3 - yang lebih tepatnya dipanggil kakak kelas - yang selama ini selalu ada di pikiranku. Aku tau dan aku nyadar kalo aku memang kurang pantas bersanding dengannya. Memang, masih banyak cewek yang lebih cantik dan populer di sekolah yang lebih pantas mendapatkannya. Bahkan lebih dari yang di sekolah. Aku takut jika aku bersanding dengannya, aku akan mengecewakan dan menyakiti hatinya. Itu yang nggak ingin aku harapkan dari diriku sendiri. Mungkin Allah bisa memberikan hatinya padaku, tapi aku nggak tau apakah Allah juga bisa memberikan hatiku padanya sehingga kami bahagia. Itu semua terserah Engkau tuhanku.
Yang kedua, akhirnya selama seminggu aku di rumah mulu - walaupun Minggunya ke Kaliurang - aku jalan-jalan ke tempat hiburan sama papa (tepatnya Malioboro). Tujuanku cuma satu sih di tempat itu, yaitu J-Co. Aku sih niatnya beli donat ma kopi. Tapi pas sama papa, beli sepatu di Matahari + diskonan 50% (promosi abis). Dan di sana juga ada anak kecil sekitar umur kelas 3 sampe 4 SD nyanyi lagu tentang cinta. Entah lagunya Gita Gutawa atau Agnes. Gila, anak jaman 2009 ampir abis kayak gini bisa nyanyi lagunya remaja ke atas? Waw. Mana lagunya mbah Surip lagi dinyanyiin. Wadoooh. Pas lagunya si Gita Gutawa jujur aku inget lagi tentang dia. Pada saat itu aku kangen sama dia. Kangen senyumnya, suaranya, ketawanya, idealisnya, bijaksananya dia, dan segalanya tentang dia. Entah aku udah addict sama dia aku gimana aku nggak ngerti. Mungkin karena udah seminggu nggak ketemu kali, yah? Yah, semoga aja Allah bisa mempertemukan kami. Mungkin saat masuk sekolah nanti, atau kapan aku nggak tau. Hanya waktu yang bisa menjawab itu semua.
Diary, sekian dulu ceritaku ini (kayak nulis surat). Mungkin setelah ini, aku bisa kembali ngobrol sama dia, kakak kelas yang aku sayangi. Semoga aja. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar