Powered By Blogger

Senin, 06 Juli 2009

Penuh Sujud Syukur

Pada Sabtu, 27 Juni 2009 adalah pengambilan raport sekaligus pengumuman kenaikan kelas. Alhamdulillah aku naik kelas XI. Tapi sayangnya, aku masuk IPS bersama 19 temanku lainnya. Tapi nggak tau kenapa pada saat itu aku nggak nangis sama sekali. Mungkin tuhan bosan kali ya, melihat aku nangis. Tumben-tumbennya aku tegar. Yes! Lalu, kakakku memintaku untuk masuk IPA dengan tes yang diadakan di sekolah. Awalnya aku khawatir kalau aku masih tetap di IPS. Tapi aku masih ingat kalau aku punya mbak Wike yang bisa mengajarkan aku sampai aku cerewet, bosan, manja, dan akhirnya minta makan. Hehe. Lalu, aku selalu belajar dan berdoa supaya aku bisa pindah ke jurusan IPA.

Jumat, 3 Juli 2009 tes dimulai. Aku yang sudah berada di sekolah langsung belajar lagi supaya nanti bisa mengerjakan dengan lancar. Kemudian, aku mencari ruangan untuk tes IPA. Dan ada namaku di ruang 5 nomor 85. Semua serba angka 5 kecuali rankingnya. Hehe. Kemudian aku melihat guru yang jaga di kelasku, yaitu pak Yanto alias pak Y. Alhamdulillah. Lalu aku mengerjakan dengan serius. Dan keluar kelas dengan perasaan penuh deg-degan.

Sabtu, 4 Juli 2009 pengumuman yang pindah ke Jurusan IPA. Akhirnya aku pindah juga ke jurusan itu. Dan aku sama sekali nggak nyangka kalau aku bisa masuk 10 besar. Padahal yang aku bisa hanyalah matematika karena selama beberapa hari yang lalu aku hanya belajar itu. Senangnya.

Itulah ceritaku pada saat naik kelas XI dan pindah ke jurusan IPA. Mungkin judul di atas memang tepat untuk ceritaku ini. Thanks Allah. Semoga engkau selalu meridhoi apa yang aku kerjakan. Amiin Yaa Rabbal'aalamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar